Rusia dan Kuba Kecam Serangan AS ke Venezuela: Kriminal!

Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: AP)


ANDALASNOW.COM - Rusia mengutuk serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu pagi waktu setempat. Moskow menegaskan tidak ada pembenaran yang dapat diterima untuk aksi militer AS tersebut.


"Pagi ini, Amerika Serikat melakukan tindakan agresi bersenjata terhadap Venezuela. Ini sangat mengkhawatirkan dan patut dikutuk!" kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP, Sabtu, 3 Januari 2026.


Rusia juga menilai serangan AS yang didorong sikap 'permusuhan ideologis' telah mengalahkan pendekatan diplomasi.


"Permusuhan ideologis telah mengalahkan pragmatisme bisnis," imbuh Kemlu Rusia.




Presiden Kuba Kecam Aksi AS Sebagai Serangan Kriminal


Sementara itu, Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel Bermúdez, mengecam keras serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) ke wilayah Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat.


Melalui pernyataan resminya, ia menyebut aksi AS tersebut sebagai "serangan kriminal."


Díaz-Canel mendesak komunitas internasional untuk segera bersuara dan mengutuk tindakan Washington yang ia kategorikan sebagai bentuk terorisme terhadap kedaulatan negara.


"Kuba mengecam serangan kriminal oleh AS terhadap Venezuela," tulis Díaz-Canel dalam unggahan di akun media sosial X pribadinya, seperti dilansir CBS News.


Dia juga menyerukan urgensi bagi dunia internasional untuk mengutuk apa yang ia gambarkan sebagai "Terorisme Negara terhadap rakyat Venezuela yang pemberani dan terhadap Amerika Kita (Our America)."


Pernyataan Presiden Kuba mempertegas posisi Havana sebagai sekutu terdekat Venezuela di kawasan Amerika Latin. 


Penggunaan istilah "Amerika Kita" merujuk pada visi persatuan Amerika Latin yang bebas dari intervensi kekuatan asing, khususnya Amerika Serikat.




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama